Tasikmalaya

Alamat Tak Jelas, Satu Parpol Gagal Verifikasi

Kompas.com - 20/11/2012, 17:41 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dari 16 partai politik calon peserta Pemilu 2014, hanya 15 parpol yang diverifikasi oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya. Satu parpol yakni Partai Demokrasi Pembaruan tak diverifikasi karena tidak ditemukan kesesuaian data antara KPU pusat dan KPU daerah.

"Tidak jelas pengurus dan alamat sekretariatnya, setelah dicek sesuai alamat yang ditulis tidak ada," jelas Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya H Deden Nurul Hidayat saat ditemui di kantornya, Selasa (20/11/2012) sore.

Dikatakan Deden, proses verifikasi parpol dimulai tanggal 12 November 2012. Sesuai ketentuan, verifikasi berakhir pada 24 November 2012. "Tapi besok (Rabu, 21/11) juga sudah selesai. Kita lebih cepat," kata Deden.

Setelah nantinya verifikasi selesai dilaksanakan, kata Deden, pihaknya akan mengadakan rapat pleno tanggal 23 November mendatang untuk memutuskan apakah ke-15 parpol tersebut lolos verifikasi faktual dan administratif atau tidak.

"Nanti berapa parpol yang kami plenokan (rapat pleno), hasilnya akan kami sampaikan ke KPU Jabar. Kemudian ditembuskan ke pimpinan parpol tingkat kabupaten," tegas Deden.

Ketua Pokja Verifikasi Parpol KPU Kabupaten Tasikmalaya Ima Budi Rahayu menambahkan, yang diverifikasi dari parpol di antaranya susunan kepengurusan di tingkat kabupaten, yakni DPC atau DPD. Kemudian, pemenuhan 30 persen keterwakilan perempuan pada kepengurusan inti, verifikasi sekretariat parpol dan verifikasi keanggotaan parpol.

"Verifikasi sekretariat parpol, yaitu keberadaan dan alamat kantor, apakah milik pribadi atau sewa? Juga, parpol harus punya kantor sampai berakhirnya pemilihan legislatif," tambah Ima.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau