Satu Lagi Jemaah Haji Asal Jateng Meninggal

Kompas.com - 20/11/2012, 18:44 WIB

BOYOLALI, KOMPAS.com - Haji Debarkasi Adi Soemarmo Surakarta, Jawa Tengah, yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah satu orang sehingga totalnya menjadi 69 orang.

Berdasarkan data yang diterima melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu, di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Selasa, hingga pukul 16.30 WIB, jemaah haji asal Jateng yang meninggal dunia, Nani Sastro Dimejo (69), warga Jalan Ranuwisastro Nomor 157 RT 07 RW 03, Karangjengkol, Kabupaten Cilacap.

Seorang haji tersebut meninggal dunia di Madinah, Minggu (18/11/2012), sekitar pukul 00.45 waktu setempat, karena sakit sistem sirkulasi, sedangkan jenazahnya dimakamkan di Kota Baqi.

Wakil Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Surakarta Muhammad Syafiq mengatakan bahwa bertambahnya seorang haji Debarkasi Surakarta yang wafat tersebut, sehingga jumlahnya saat ini menjadi 69 orang.

"Jumlah itu, terdiri dari 64 anggota jemaah haji asal Jateng dan sisanya Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Muhammad Syafiq, Selasa (20/11/2012).

PPIH Debarkasi Surakarta hingga hari ke-20 kedatangan haji kloter 63 sudah memulangkan sebanyak 23.525 anggota jemaah, dari 33.621 orang yang diberangkatkan ke Tanah Suci.

Menurut Syafiq, PPIH Debarkasi Surakarta, Selasa, hanya kedatangan dua kloter yakni 62 berasal dari Kabupaten Blora dan 63 gabungan Blora dengan Pati.

Jemaah haji kloter 62 telah tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pada pukul 08.04 WIB atau lebih cepat 11 menit dari jadwal semula.

"Rombongan anggota jamaah haji kloter 62 dengan jumlah sebanyak 374 orang, dan mereka langsung dipulangkan ke daerahnya," katanya.

Jemaah haji kloter 63 sebanyak 373 orang tiba di bandara setempat, pukul 14.31 WIB atau lebih cepat sekitar satu jam dari jadwal semula.

Ia mengatakan, seorang anggota jemaah haji kloter 63 atas nama Kasanah (77), warga Jalan Taman Bahagia 5A Blora, setibanya di Poliklinik Asrama Haji Donohudan, harus dirujuk ke rumah sakit karena sakit.

"Anggota jemaah haji itu, setelah diperiksa tim medis PPIH langsung dirujuk ke RS Dr. Moewardi Solo, sedangkan haji lainnya langsung dipulangkan ke daerahnya masing-masing," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau