307 Guru Swasta Mendapat Tunjangan Profesi

Kompas.com - 20/11/2012, 19:13 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com — Sebanyak 307 guru SMA dan SMK dengan status non-pegawai negeri sipil  (swasta) di Provinsi Kalimantan Timur sepanjang tahun 2012 menerima tunjangan profesi sebesar Rp 6,663 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Besaran tunjangan guru disesuaikan dengan gaji yang diterima masing-masing guru, sedangkan minimal tunjangan adalah Rp 1,5 juta per bulan," ucap Kepala Bidang Pembinaan SMP dan SMA Dinas Pendidikan Kalimantan Timur (Kaltim) Asli Nuryadin di Samarinda, Selasa (20/11/2012).

Pemberian tunjangan ini untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Untuk itu, dia berharap agar tingkat kesejahteraan yang dipenuhi pemerintah itu hendaknya dibarengi dengan tingkat kedisiplinan dan kualitas dalam proses belajar-mengajar.

Menurut dia, dari 14 kabupaten dan kota yang ada di Kaltim, jumlah guru non-PNS terbanyak yang mendapat tunjangan pada tahun 2012 adalah dari Kota Bontang yang mencapai 86 guru.

Rinciannya adalah surat keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Kemendikbud pada 29 Maret terdapat 16 guru, SK yang dikeluarkan pada 30 Maret terdapat 46 guru, dan SK yang dikeluarkan pada 1 Mei sebanyak 24 guru.

Jumlah terbanyak kedua adalah dari Kota Balikpapan yang terdapat 79 guru, yakni berdasarkan SK Kemendikbud pada 29 Maret terdapat 25 guru, kemudian SK yang dikeluarkan pada 30 Maret terdapat 54 guru.

Jumlah penerima tunjangan terbanyak ketiga adalah dari Kota Samarinda yang terdapat 70 guru, yakni SK yang dikeluarkan pada 30 Maret terdapat 61 guru, SK pada 29 Maret ada 8 guru, dan SK yang dikeluarkan pada 14 Juni terdapat 1 guru.

Terbanyak keempat adalah dari Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni 22 guru. Rinciannya adalah ada 20 guru yang SK-nya dikeluarkan Kemendikbud pada 30 Maret, kemudian dua guru yang SK-nya dikeluarkan pada 14 Juni.

Adapun jumlah guru yang mendapat tunjangan paling sedikit pada tahun 2012 adalah dari Kabupaten Berau dan Nunukan, yakni masing-masing hanya terdapat seorang guru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau