Ratusan Siswa di Solo Berdoa untuk Palestina

Kompas.com - 20/11/2012, 21:20 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Ratusan siswa SMA di Solo melakukan doa bersama untuk kedamaian di Jalur Gaza pada Selasa (20/11/2012). Para siswa tingkat SD hingga SMA Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro, Surakarta ini berkumpul di aula sekolah dan berdoa dengan khusyuk.

Setelah berdoa, mereka pun membentangkan poster-poster dan bendera Palestina sebagai ungkapan solidaritas kemanusiaan bagi warga yang terlibat perang. Salah satu siswa kelas IX, Fatimah Sania, mengatakan tidak bisa membayangkan bagaimana anak-anak seumuran dia yang terpaksa tidak bisa bersekolah dan hidup dalam kekhawatiran.

"Sungguh sulit saya membayangkan bagaimana mereka tidak bisa bersekolah lagi dan hidup normal layaknya anak-anak di Indonesia," katanya. Mereka berharap perdamaian segera terwujud di jalur Gaza, Palestina.

Perseteruan antara Israel melawan Hamas, menurut Fatimah, hanya membuat sengsara warga tak berdosa, terutama anak-anak dan kaum perempuan. Beberapa siswa pun menyerukan perdamaian dengan membacakan sebuah puisi untuk para korban perang.

Suasana menjadi haru saat pihak sekolah memutarkan slide yang menceritakan penderitaan korban warga Palestina akibat perang. Beberapa siswa pun tampak menitikan air mata.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau