Teten: Jangan Golput, Kan Ada Saya dan Rieke

Kompas.com - 21/11/2012, 03:46 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2013 yang akan dilaksanakan pada 24 Februari 2013 mendatang, calon wakil gubernur Jawa Barat, Teten Masduki, yang disandingkan dengan Rieke Diah Pitaloka mengimbau kepada warga Jawa Barat supaya tidak golput dalam pemilihan nanti.

Dalam perbincangannya di hadapan mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) bersama para pengamat politik Unikom dan tokoh Sunda, Teten mengajak warga untuk memilih pasangan PATEN (Rieke-Teten).

Jika Jawa Barat (Jabar) dipimpin Rieke-Teten, dia berjanji akan membawa banyak perubahan besar di provinsi ini. Ia mengaku akan menjadikan pemerintahan bersih, yang transparan dan santai.

"Rakyat Jabar jangan golput-lah, kan ada saya sama Rieke. Jika Jabar dipimpin oleh kami, maka akan menjadikan pemerintahan yang transparan dan santai, semua rakyat dapat berkontribusi, pokoknya santailah. Makanya jangan golput," ujar Teten dalam perbincangannya dalam seminar Pilgub Jabar 201 "Harapan Rakyat Jawa Barat", di kampus Unikom, Jalan Dipatiukur, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/11/2012).

Menurutnya, golput itu hanya akan memenangkan pasangan yang berperilaku politik transaksional. Terlebih lagi, kata dia, pasangan calon yang meraih suara dengan politik uang masih sulit terhindarkan di Jawa Barat.

"Angka golput di Jabar ini kan masih tinggi. Kebanyakan mereka-mereka yang golput adalah kalangan menengah, ditambah-tambah masih banyak yang menggunakan uang untuk meraih suara dari rakyat, maka hal itu akan memenangkan pemimpin yang membayar rakyat," paparnya.

Ikuti artikel lainnya dalam topik Pilgub Jabar

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau