Nilai tukar

Tekanan Masih Menggelayuti Rupiah

Kompas.com - 21/11/2012, 09:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tekanan eksternal masih bakal memayungi nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (21/11/2012). Minimnya sentimen positif dari perekonomian domestik semakin memberatkan langkah rupiah.

Pada akhir perdagangan kemarin, rupiah kembali ditutup melemah di level Rp 9.633 per dollar AS dari saat dibuka di level Rp 9.628 per dollar AS. Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.628-9.638 per dollar AS di sepanjang perdagangan.

Ditutupnya indeks harga saham gabungan di zona merah menambah tekanan terhadap rupiah, kemarin. Namun, pernyataan Wakil Menteri Keuangan RI bahwa defisit anggaran saat ini mencapai 0,7 persen dari produk domestik bruto mengindikasikan kuatnya kondisi fiskal domestik hingga sedikit mengurangi tekanan rupiah.

Meski demikian, Riset BNI Treasury memperkirakan hari ini potensi pelemahan kembali menghadang rupiah. Non delivery forward 1 bulan di pasar offshore pagi ini rupiah dibuka turun di level Rp 9.645-9.655 per dollar AS. Hal ini diproyeksikan akan menambah tekanan dollar terhadap rupiah pagi ini.

Bank Indonesia dipastikan siap mengawal pergerakan rupiah di tengah tingginya permintaan valas oleh importir memasuki akhir bulan. Minimnya sentimen domestik berpotensi ikut membatasi nilai tukar rupiah hari ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau