UNAIDS : Kematian dan Infeksi Baru HIV Terus Menurun

Kompas.com - 21/11/2012, 09:57 WIB

KOMPAS.com - Badan PBB untuk penanganan masalah HIV/AIDS melaporkan, angka kematian akibat AIDS dan kasus baru infeksi HIV di seluruh dunia saat ini terus menunjukkan penurunan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari  peningkatan yang dramatis pada jumlah penderita yang mendapatkan akses pengobatan.

Program bersama PBB untuk penanganan AIDS (UNAIDS) dalam konferensi pers, Selasa (21/11/2012), menyatakan jumlah angka kematian akibat AIDS pada 2011 lalu mengalami  penurunan hingga 500 ribu orang dibandingkan tahun 2005. Penurunan jumlah kasus baru yang signifikan juga dilaporkan terjadi di kawasan Sub Sahara Afrika, yang merupakan salah satu kawasan paling rawan di dunia.

Rata-rata kasus infeksi baru tercatat menurun hingga 73 persen di Malawi. Penurunan 71 persen kasus baru terjadi di Bostwana, 58 persen di Zambia, 50 persen di Zimbabwe dan masing-masing 41 persen di Afrika Selatan dan Swaziland.

Sementara jumlah pengidap HIV yang mendapatkan obat antiretroviral (ARV) menurut UNAIDS meningkat hingga 60 persen hanya dalam kurun waktu dua tahun. Di Afsel misalnya, peningkatan akses terhadap ARV naik hinga 75 persen dalam kurun dua tahun atau bertambah  sebanyak 1,7 juta pasien yang mendapatkan terapi yang tepat untuk mengatasi HIV.  Di China, rata-rata orang yang mendapat pengobatan juga naik hingga 50 persen dalam setahun terakhir.  

Masih menurut UNAIDS, penurunan kasus infeksi baru yang dikombinasi dengan meningkatnya akses terhadap pengobatan, berkontribusi terhadap penurunan jumlah kematian terkait AIDS hingga 30 persen lebih dalam kurun enam tahun terakhir. Perkembangan yang paling signifikan tampak di kawasan Afrika yang selama ini dikenal memiliki tingkat kematian paling tinggi.

Kasus infeksi HIV baru pada anak-anak secara keseluruhan juga mengalami penurunan hinga 24 persen. Namun sayangnya di beberapa negara di Afrika, jumlah kasusnya naik hingga 24 persen.

Dalam laporannya, UNAIDS menegaskan bahwa perjuangan mengatasi AIDS masih berat .Saat ini masih ada sekitar 34 juta orang mengidap HIV di seluruh dunia. Setiap tahun terjadi 2,5 juta infeksi baru dan 1,7 orang meninggal akibat AIDS.     
 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau