Konflik gaza

Perancis: Iran Paling Bertanggung Jawab di Gaza

Kompas.com - 21/11/2012, 15:52 WIB

PARIS, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius, Rabu (21/11/2012), mengatakan, Iran memiliki tanggung jawab besar dalam berbagai konflik di Timur Tengah, khususnya konflik di Gaza saat ini.

"Terdapat senjata jarak jauh yang bisa menembak sasaran sejauh 75 km dan senjata itu adalah buatan Iran. Iran memiliki tanggung jawab besar," kata Fabius.

"Dalam setiap konflik di Lebanon, Suriah, Irak, Gaza, selalu ada Iran dalam konteks negatif," lanjut dia.

"Orientasi Pemerintah Iran sangat berbahaya bagi perdamaian dunia," tambah Fabius.

Sejauh ini, berbagai upaya diplomatik dilakukan untuk mengakhiri konflik di Gaza. Namun, upaya menghentikan serangan Israel dan serangan roket-roket Hamas masih jauh panggang dari api.

Pada Selasa (20/11/2012), Iran mengatakan Israel adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas terjadinya konflik di Gaza dan harus diadili karena melakukan kejahatan perang. Iran juga mengusulkan agar rakyat Gaza dipersenjatai untuk mempertahankan diri.

Pernyataan Iran ini muncul setelah Presiden Israel Shimon Peres mengatakan Teheran mendorong Palestina untuk meneruskan serangan roket ke Israel ketimbang mencoba mencari solusi damai.

"Yang paling tidak menyenangkan adalah Iran. Mereka mencoba mendorong Hamas untuk terus menembakkan roket. Iran bahkan mencoba mengirim senjata," kata Peres saat itu kepada CNN.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau