Krl

Perbaikan Lintasan Bojong Gede-Cilebut Butuh Dua Hari

Kompas.com - 22/11/2012, 11:44 WIB

BOGOR, KOMPAS.com -- Jalur kereta rel listrik Cilebut-Bojong Gede yang terputus akibat longsor di kilometer 45+500 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/11/2012) petang, diperkirakan baru akan bisa dilalui paling cepat dalam dua hari. Perbailan rel bisa lebih lama jika terganggu cuaca.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Sugeng Priyono mengatakan, dua hari mendatang diharapkan satu jalur sudah bisa dilintasi KRL. Oleh karena itu, pada Kamis dan Jumat, pihaknya berupaya memutus kabel listrik aliran atas agar longsor tidak semakin merusak jaringan listrik tersebut.

"Kami mengetahui bagaimana KRL menjadi tumpuan transportasi masyarakat Bogor, sehingga kami akan upayakan satu jalur dahulu bisa digunakan," kata Sugeng, Kamis (22/11/2012) di Cilebut, Sukaraja.

Menurut dia, perjalanan KRL Jakarta-Depok berlangsung seperti biasa, sedangkan Bogor hanya dilayani hingga Stasiun Bojong Gede. Akibat gangguan itu, sedikitnya 32 perjalanan lintas Bogor dibatalkan hingga jalur bisa dilalui. Dengan begitu, setidaknya kapasitas angkut KRL Jakarta-Bogor berkurang sekitar 30.000.

Jalur rel sepanjang 200 meter longsor akibat banjir dari luapan Kali Baru sekitar 50 meter dari rel kereta, Rabu petang. Akibat gangguan itu, jalan antara Bogor-Cilebut-Bojong Gede macet parah karena kendaraan pengangkut penumpang menuju dan dari Bojong Gede membeludak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau