Seusai Sidak, Jokowi Akan Panggil Direksi RSUD DKI

Kompas.com - 22/11/2012, 16:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo rencananya akan memanggil seluruh direksi Rumah Sakit Umum Daerah DKI seusai dia melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Koja, Jakarta Utara. Pemanggilan direksi RSUD se-DKI itu dimaksudkan Jokowi agar direksi dan pimpinan manajemen RSUD untuk lebih sering turun ke bawah melakukan pemantauan dan juga mengontrol kinerja para staf rumah sakit.

"Dari hasil kunjungan saya tadi di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Koja, saya melihat pelayanannya sudah baik. Namun, ada beberapa pasien yang mengaku masih mendapat pelayanan yang kurang dari RS. Itu semua yang harus diperhatikan," kata Jokowi di Rumah Makan Dapoer Sunda, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Dengan melihat beberapa kekurangan tersebut, Jokowi merencanakan untuk memanggil seluruh direksi dan manajemen RSUD di DKI Jakarta. "Direksi akan saya kumpulkan. Mereka akan saya instruksikan untuk mengecek langsung anak buahnya karena memang tugas manajemen memang seperti itu, mengontrol dan memantau kinerja anak buahnya di lapangan," ujarnya.

Jokowi mengaku senang melihat antusiasme warga yang sangat tinggi saat ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Koja. Dari hasil tinjauannya itu, walaupun banyak warga yang mengeluh kepadanya terkait pelayanan yang lama dan kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, sebagian besar pasien mengatakan pelayanan rumah sakit sudah bagus dan bebas pungutan liar (pungli).

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi melakukan sidak ke RSUD Koja. Di sana, ia mempermudah pelayanan bagi beberapa pasien. Ada yang mengeluhkan lamanya pelayanan obat dan ada juga yang mengeluhkan susahnya mendapat pelayanan kesehatan gratis. Namun, setelah Jokowi memberikan tanda tangan dan menuliskan kata "harus dilayani", kemudian pasien-pasien tersebut langsung dapat dilayani oleh pihak rumah sakit.

Berita terkait dapat diikuti di topik:

100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau