Singapura Bentuk Konsorsium Jual Paket Wisata Indonesia

Kompas.com - 22/11/2012, 21:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pelaku usaha pariwisata di Singapura membentuk konsorsium untuk menjual paket-paket wisata ke Indonesia yang menyasar segmen komunitas Melayu Muslim di negara itu.

"Sebagai pelaku bisnis, mereka bergotong royong membentuk semacam konsorsium. Mereka melakukan promosi dengan beriklan di media cetak dan berbagai media lain untuk memasarkan paket wisata ke Indonesia," kata Direktur Pencitraan Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Esthy Reko Astuti, di Jakarta, Selasa (20/11/2012).

Esthy Reko Astuti mengatakan, konsorsium itu bahkan menggunakan dana mereka sendiri untuk melakukan berbagai macam promosi paket wisata ke Indonesia termasuk promosi melalui surat elektronik.

Beberapa biro perjalanan wisata yang bergabung dalam konsorsium di antaranya Quins Travel, Shahidah Travel, An Nur Travel, Azza Travel, Halijah Travels, dan Hamidah Travel.

Produk wisata yang dihasilkan konsorsium itu adalah Mesra Holidays yang menawarkan pilihan paket wisata di antaranya paket lima hari empat malam ke Bali dan Yogyakarta, empat hari mengunjungi Makasar-Ujungpandang, empat hari tiga malam Bali Muslim Tour, dan paket ke Bandung dan Jakarta dengan harga yang kompetitif.

"Konsorsium menerapkan strategi co-marketing dengan pihak penerbangan dan akhirnya tak hanya destinasi Bali tetapi juga dikombinasikan dengan destinasi lain seperti Yogyakarta dan Makassar," katanya.

Gandeng Garuda Konsorsium yang beranggotakan biro perjalanan Islam itu menggandeng PT Garuda Indonesia dengan menyasar pasar spesifik yakni Melayu Muslim dengan tawaran paket berupa wisata kuliner makanan halal.

Konsorsium tersebut telah memasarkan paket-paketnya itu dalam setahun terakhir. Ia mengatakan, ada pula konsorsium lain yang dibentuk di negara itu yang juga menjual paket wisata Indonesia kepada segmen yang lebih luas atau masyarakat umum.

Konsorsium yang beranggotakan Seiki Travel, Singa Tour, I'Smart Leisure, New Shan, dan Airelated itu menawarkan paket Wow! Indonesia dengan menggandeng Silk Air dan Hotel Harris Bandung.

Mereka menawarkan paket tur khusus ke Bandung-Jakarta-Batam untuk Singaporean. Paket termurah dibanderol dengan harga 239 dolar Singapura berupa paket empat hari wisata di Bandung sudah termasuk penginapan, tiket, makan, dan jalan-jalan.

"Masih banyak peluang lain yang bisa digarap terutama dengan menyasar segmen komunitas lain yang beragam di Singapura seperti masyarakat keturunan India, China, dan expatriates," katanya.

Pihaknya mencatat selama ini Singapura menempati posisi teratas negara kontributor wisman (wisatawan mancanegara) ke Indonesia dari tahun ke tahun. Pada 2013, Indonesia menargetkan mampu menjaring setidaknya 1,75 juta wisman dari negeri singa tersebut.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau