MAKASSAR, KOMPAS.com - Dari empat anggota Polda Sulsel yang diamankan di lokasi pesta sabu, dua orang di antaranya dilepas karena negatif narkoba berdasarkan hasil tes urine yang dikeluarkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Kedua Polisi dilepas yakni, Briptu Bustang dan Briptu Rustadi yang keduanya anggota Pam Obvit Polda Sulsel. Mereka dinyatakan tidak menggunakan sabu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid HUmas) Polda Sulsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Endi Sutendi yang dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (22/11/2012) mengatakan, keduanya dilepas lantaran hasil tes urinenya negatif. Sedangkan dua anggota lainnya, Briptu Andi Wahyudi Amal (anggota Propam Polda Sulsel) dan Briptu Ahmad (anggota Pam Obvit Polda Sulsel) masih ditahan karena hasil tes urinenya positif mengandung metavitamin.
Demikian pula dengan mahasiswa pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI), Herman (27) ditahan karena terbukti telah menggunakan sabu-sabu.
"Tiga orang ditahan, yakni dua anggota Polda Sulsel yang urinenya positif dan rekannya, Herman. Sedangkan kalau dua anggota lainnya dilepas, karena urinenya negatif dan tidak bisa dilakukan penahanan," jelas Endi.
"Meski pun dilepas, dia tetap masih diperiksa. Kalau mengenai melakukan pembiaran pesta sabu, hukumannya di bawah lima tahun dan tidak bisa dilakukan penahanan. Selain itu juga, keempat anggota Polda Sulsel itu juga dikenakan sanksi disiplin dan kode etik kepolisian," lanjut mantan Wakil Kapolrestabes Makassar ini.
Sebelumnya telah diberitakan, keempat oknum yang bertugas di Polda Sulsel tersebut diamankan bersama rekannya, Herman di sekitar jalan tol, Minggu (18/11/2012) dini hari. Saat melakukan penggeledahan, petugas menyita barang bukti berupa sendok sabu dan sisa sabu habis pakai serta enam unit handphone.
Kasus narkoba yang melibatkan anggota Polri ini merupakan kasus keenam yang melibatkan 10 personel korps Bhayangkara di lingkup Polda Sulsel sepanjang 2011 dan 2012. Polda baru memecat satu personel Polres Gowa, Brigpol Syarifuddin yang terlibat barang haram ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang