Bencana alam

Bekasi Dihantui Banjir dan Longsor

Kompas.com - 23/11/2012, 10:15 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyebutkan bahwa 14 kecamatan dari 23 kecamatan di wilayah itu rawan terkena bencana banjir atau tanah longsor.

Wilayah utara yang berada di bantaran Sungai Citarum atau sungai-sungai lainnya menjadi rawan banjir ketika air sungai meluap. Sembilan kecamatan rawan banjir adalah Muaragembong, Cabangbungin, Tarumajaya, Pebayuran, Cibitung, Tambun Utara, Tambun Selatan, Kedungwaringin, dan Cikarang Timur.

Wilayah selatan justru rawan longsor dan tanah ambles karena berkontur tidak rata atau berbukit-bukit. Sejumlah kecamatan yang rawan ialah Cibarusah, Cikarang Pusat, Serang Baru, Setu, dan Bojongmangu.

Sementara itu seluruh kecamatan berpotensi terkena puting beliung. Itu karena puting beliung terjadi berbarengan dengan musim hujan. Wilayah yang pernah terkena puting beliung ialah Kecamatan Pebayuran yang juga dihantam banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Bekasi Sahat MBJ Nahor menyatakan telah menyiagakan petugas dan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk bekerja sama saat bencana tiba. Pemerintah juga berencana membangun gudang logistik, peralatan, dan obat-obatan di kecamatan yang rawan bencana. Namun, pembangunan belum terealisasi sebab belum ada dana.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi Momon Sulaeman mengatakan, terdapat 16 titik banjir. Banjir tidak lepas dari kondisi kontur tanah rendah dan nyaris datar di seluruh wilayah. Banjir akibat luapan sungai atau drainase buruk tidak akan cepat hilang.

Menurut Momon, saluran air dan sungai di Kota Bekasi banyak yang menjadi tempat sampah sehingga tersumbat. Hujan deras dan drainase buruk mengakibatkan kawasan cepat kebanjiran, tetapi lama keringnya. Saat ini, kata dia, sedang dikaji pembangunan kanal seperti di Jakarta dan jaringan drainase terpadu untuk mengantisipasi dan mengatasi banjir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau