Jokowi Temui Agung Laksono Bahas Normalisasi Ciliwung

Kompas.com - 23/11/2012, 10:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari ini, Jumat (23/11/2012), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat untuk bertemu dengan Menko Kesra Agung Laksono dalam pembahasan normalisasi Kali Ciliwung. Pembahasan itu dimaksudkan untuk pencegahan banjir yang kerap terjadi di DKI Jakarta.

Sebelumnya, dalam pembahasan normalisasi Kali Ciliwung, Jokowi sudah pernah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz. Berdasarkan informasi yang dihimpun, jajaran menteri yang hadir ialah Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Menteri Perumahan Rakyat, Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Lingkungan Hidup, BPN, Menteri Sosial, dan Wakil Menteri Keuangan serta Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Namun, berdasarkan pantauan Kompas.com, yang telah tampak hadir adalah Menko Kesra Agung Laksono dan Menpera Djan Faridz. Pertemuan itu digelar tertutup dan dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB. Sementara itu, Jokowi baru tiba di lokasi pada pukul 09.45 WIB setelah dia menyambut kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang baru saja tiba dari pertemuan seusai mengikuti rangkaian KTT ke-21 ASEAN, KTT Asia Timur, dan KTT D-8.

Baca juga :

- Jokowi: Kampung Ditata, Kali Ciliwung Dinormalisasi

- Jokowi Temui Menpera dan Men-PU Bahas Ciliwung

Berita terkait dapat diikuti di topik :

100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau