Cadangan Minyak Baru di Blok West Madura Offshore (WMO)

Kompas.com - 23/11/2012, 19:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerja keras Pertamina menambah cadangan migas di Blok West Madura Offshore (WMO) terus membuahkan hasil. Kali ini, sumur eksplorasi PHE KE48-1 yang dibor telah berhasil menambah cadangan migas baru.

Sumur ini terletak sekitar 13 km sebelah selatan dari lapangan PHE40 dan sekitar 5 km sebelah selatan dari Central Processing Platform (CPP), Poleng. Lokasinya sekitar 70 mil lepas pantai Bangkalan, Madura.

"Sumur dibor sampai kedalaman akhir 11.000-an feet di basement dan dilakukan pengetesan yang berhasil mengalir 1,650 BOPD dan 13 MMSCFD di Formasi Kujung," kata Senior Executive VP & GM PHE WMO Imron Asjhari dalam laporannya pada manajemen Pertamina Hulu Energi (PHE), Jumat (23/11/2012).

Imron menambahkan, setelah sukses menemukan sumur baru PHE KE48-1, rig COSL Seeker akan berpindah menggarap pemboran sumur pengembangan di anjungan baru PHE-38B yang sudah selesai dipasang.

Dengan demikian, tambah Imron, sepanjang tahun 2012, 4 (empat) sumur eksplorasi yakni PHE KE38-2, PHE KE38-3, PHE 38-5, dan PHE KE 48-1 yang dibor PHE WMO semuanya berhasil menemukan cadangan minyak dan gas baru.

Keberhasilan pengeboran empat sumur yang menemukan cadangan minyak dan gas baru disambut gembira oleh Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) Salis S Aprilian.

"Itu artinya 100 persen exploration success ratio. Lebih dari itu, yang membanggakan ditemukan lebih dari 230 persen reserve replacement ratio. Penemuan cadangan migas baru seperti ini sangat penting bagi penyediaan energi nasional di masa depan," Salis S Aprilian.

Salis menambahkan, di luar usaha penemuan cadangan baru, Kata Salis, PHE juga mulai melakukan pengeboran pada anjungan PHE-40 yang sudah terpasang awal bulan lalu. “Kami berharap hasilnya bisa memuaskan sebagaimana sebelum ditabrak kapal kargo tahun 2010 lalu," harap Salis.

Selain mengandalkan anjungan baru PHE 40 dan PHE 38 B, tambah Salis, PHE WMO sedang mempersiapkan anjungan PHE - 54 dan PHE-39 yang akan dipasang bulan Desember mendatang.

Kegiatan menambah cadangan migas baru dan untuk peningkatan produksi migas dari Blok WMO, papar Salis, akan ditambah 2 rig baru yakni Rig PDSI Java Star milik Pertamina dan rig Bohai 8.

"Rig PDSI Java Star akan tiba di lokasi WMO awal Desember, sedangkan rig Bohai 8 sudah tiba di lokasi dan mulai melakukan pengeboran sumur eksplorasi PHE 52-1. Jadi total akan ada 4 rig yang beroperasi di Blok WMO mulai bulan Desember. Ini diharapkan bisa mempermudah kegiatan penambahan cadangan dan menggenjot produksi minyak dan gas di Blok WMO pada tahun 2013," jelasnya.(Adiatmaputra Fajar Pratama)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau