CILACAP, KOMPAS.com -- Sebanyak 3.300 rumah di Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga Sabtu (24/11/2012), masih terendam banjir. Diperkirakan sedikitnya 200 jiwa dari tujuh desa mengungsi karena rumah mereka tergenang hingga setinggi 1,5 meter.
Genangan banjir mulai terlihat sejak memasuki kota kecamatan Sidareja. Di lokasi yang tergenang banjir warga membuat transportasi tradisional dengan papan kayu. Hingga kini, masih banyak warga yang enggan mengungsi meski rumah mereka terendam air dan lumpur.
"Warga diungsikan ke kantor kecamatan, kantor Koramil setempat dan beberapa rumah toko di sekitar kantor kecamatan," kata Camat Sidareja Awaluddin Muuri, Sabtu.
Tujuh desa yang tergenang sejak Kamis di Kecamatan Sidareja, yakni Sudagaran, Sidamulya, Sidareja, Gunungreja, Tegalsari, Tinggarjaya, dan Margasari.
Banjir bandang disebabkan meluapnya tujuh anak sungai Cibeureum. Wilayah Sidareja merupakan daerah langganan banjir. Tiap tahun, setiap musim hujan, kawasan yang berada di wilayah cekungan tersebut selalu dilanda banjir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang