Indonesia Ditahan Laos 2-2

Kompas.com - 25/11/2012, 19:06 WIB

BUKIT JALIL, KOMPAS.com Laos, tim kecil yang dulu sering dihajar Indonesia, kini cukup memberi pukulan balasan. Mereka mampu menahan "Garuda" 2-2 pada pertandingan pertama Grup B Piala AFF 2012 di Stadion Bukit Jalil, Minggu (25/11/2012).

Pada pertandingan yang hanya dilakukan 10 lawan 10 orang sejak menit ke-34 itu, Laos mencetak gol lewat Khampheng Sayavutthi dan Keoviengpheth. Gol Indonesia disumbangkan Raphael Maitimo dan Vendy Mofu.

Hasil ini cukup menyulitkan Indonesia. Mereka harus mengalahkan Singapura dan tuan rumah Malaysia di laga berikutnya dan itu bukan pekerjaan mudah mengingat dua lawan berikutnya memiliki kualitas lebih baik dibandingkan Laos.

Seperti dilaporkan wartawan Kompas.com, Ary Wibowo, dari Bukit Jalil, Laos mencoba menekan lebih dulu, tetapi Indonesia mendapat peluang pertama. Pada menit ke-5, umpan silang Andik Vermansyah mengarah ke Irfan Bachdim. Sayang, meski tak terkawal, sundulan Irfan masih melambung di atas gawang.

Lima menit kemudian, Irfan kembali membuang peluang emas. Lagi-lagi, umpan silang Andik sangat manis di depan gawang Laos. Irfan mampu memotong bola, tapi terblok kiper Laos. Bola kembali kepadanya, yang kali ini tendangannya melambung. Empat menit kemudian, tendangan Bambang Pamungkas ke arah gawang Laos, memotong umpan Andik, juga masih terblok bek lawan.

Asyik menyerang, Indonesia sering kurang sigap menghadapi serangan balik. Pada menit ke-27, kiper Endra Prasetya sampai harus maju menghadang lawan. Sayang, tindakannya dianggap pelanggaran. Dia diberi kartu merah dan Indonesia dihukum tendangan penalti. Kiper Wahyu Tri yang menggantikan Okto Maniani gagal menghalau bola tendangan penalti yang dilakukan Khampheng Sayavutthi.

Pada menit ke-33, Laos juga harus bermain 10 orang. Sophia Saysana terkena kartu merah karena melakukan pelanggaran berat kepada Andik Vermansyah.

Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba lebih cermat dalam menyerang. Namun, beberapa peluang belum bisa diselesaikan menjadi gol. Sementara serangan balik Laos sesekali juga mengancam.

Namun, pada menit ke-60, gawang Indonesia benar-benar terancam. Tendangan bebas Laos mengarah ke gawang, tapi masih bisa ditepis Wahyu Tri.

Setelah beberapa kali terancam serangan balik, Indonesia mulai mengancam saat memasuki menit ke-72. Tonnie Cussel sempat hanya berhadapan dengan kiper lawan, tetapi kurang cermat memanfaatkan peluang. Tak lama, gantian Indonesia yang tertekan dan sering kewalahan menghadapi serangan balik lawan.

Pada menit ke-79, gawang Wahyu Tri kebobolan. Keoviengpheth berhasil melewati pertahanan Indonesia dan melepaskan tendangan ke pojok kiri gawang Indonesia.

Tertinggal, Indonesia mencoba bangkit. Pada menit ke-90,  Vendy Mofu mencetak gol penyama kedudukan. Serangan diawali Andik Vermansyah yang melakukan tendangan ke gawang. Kiper Laos mampu mengeblok, tapi bola jatuh langsung disambar Mofu dan gol. Kedudukan 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Indonesia: 22-Endra Prasetya; 4-Novan Setya Sasongko, 3-Raphael Guillerm Maitimo, 13-Wahyu Wijiastanto, 2- Handi Ramdan (6-Fachruddin 70); 7-Taufiq, 10-Andik Vermansyah, 28-Oktovianus Maniani (12-Wahyu Tri 29), 33-Tonnie Harry Cussel; 10-Irfan Bachdim, 20-Bambang Pamungkas (26-Vendy Mofu)
Pelatih: Nil Maizar

Laos: 1-Sengphachan Bouthisanh; 4-Ketsada Souksavanh, 5-Khampoumy Hanevilay, 7-Soukaphone Vongchiengkham, 9-Visay Phaphovanin (11-Khonesavnh Sihavong 72), 12-Phatthana Syvilay, 13-Vilayout Sayyabounsou, 14-Sophia Saysana, 15-Viengsavanh Sayyaboun, 19-Kovanh Namthavixay (8-Keoviengpheth), 20-Khampheng Sayavutthi
Pelatih: Kokichi Kimura

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau