BI: Efisiensi Bank Belum Memuaskan

Kompas.com - 26/11/2012, 09:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menilai tingkat efisiensi perbankan di Indonesia secara umum masih belum maksimal. Hal ini dibuktikan dengan rasio biaya operasi dibandingkan pendapatan operasi (BOPO) yang masih tinggi.

Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan perbankan diminta untuk menurunkan rasio BOPO-nya. "Saya melihat tingkat efisiensi perbankan secara umum masih belum memuaskan. Rasio BOPO-nya masih tinggi, bahkan ada yang masih di atas 100 persen," kata Darmin saat sambutan Bankers Dinner di Gedung BI Jakarta akhir pekan lalu.

Menurut Darmin, rasio BOPO perbankan nasional memang cenderung mengalami tren penurunan. Tapi sebagian bank masih ada yang memiliki rasio BOPO lebih tinggi dibanding bank lain atau sesuai standar bank sentral. Namun BI merahasiakan data bank yang memiliki rasio BOPO tertinggi itu.

BI mencatat rasio BOPO perbankan nasional sejak Desember 2005 secara rata-rata masih di kisaran 87,7 persen. Namun pada September 2012 lalu, rasio BOPO perbankan nasional sudah menurun rata-rata di level 74,26 persen. "Saya menyambut baik apabila perbankan memiliki tingkat efisien lebih tinggi, sehingga perbankan nasional bisa bersaing dengan bank asing," jelasnya.

Dalam statistik perbankan Indonesia (SPI) BI per September 2012, rasio BOPO perbankan pelat merah atau BUMN telah menurun dari rata-rata 113,9 persen di Januari 2012 menjadi 71,27 persen di September 2012.

Di bank devisa juga sudah mengalami penurunan dari 87,32 persen (Januari 2012) menjadi 75,29 persen (September 2012). Di bank non devisa hanya mengalami penurunan tipis dari 81,4 persen (Januari 2012) menjadi 79,22 persen (September 2012).

Di bank BPD juga sudah mengalami penurunan dari 80,49 persen menjadi 74,17 persen. Di bank campuran turun tipis dari 85,01 persen menadi 78,43 persen. Sementara di bank asing stagnan di level 79,03 persen, meski pada Mei 2012 sempat melonjak 81,39 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau