St Joseph House, Inspirasi Rumah Tahan Banjir dari Austria

Kompas.com - 26/11/2012, 14:09 WIB

KOMPAS.com - Musibah banjir dapat terjadi di mana dan kapan saja. Bahkan, musibah tersebut juga dapat terjadi di salah satu negara Eropa yang terkenal maju dalam bidang teknologi.

Untuk menghindari efek buruk musibah banjir, sebuah firma arsitektur bernama Wolfgang Tschapeller Architekt di Austria membuat rumah tahan banjir bernama "St Joseph House". Rumah tersebut berbentuk seperti bunker persegi panjang, beraksen geometris unik, dan ditopang beberapa penyangga.

Uniknya, dari keempat penyangga tersebut, satu penyangga dibuat "berkaki" satu, dua penyangga dibikin "berkaki" dua, serta satu penyangga "berkaki" tiga. Kaki-kaki tersebut menopang rumah hingga lebih dari dua meter di atas permukaan tanah.

Pemilik rumah antibanjir ini dapat memanfaatkan ruang yang disebabkan oleh jarak antara rumah dan permukaan tanah tersebut sebagai tempat menyimpan barang atau tempat memarkir mobil. Desain rumah ini sendiri mampu menampung sebuah keluarga dan membantu mereka bertahan menghadapi ketinggian air.

Sayangnya, rumah ini hanya mampu memberikan akomodasi bagi keluarga kecil, lantaran ukuran rumah ini hanya sekitar 615 cm x 620 cm x 2230 cm. Bahkan, jika diukur dari bagian dalamnya, ruang yang dapat ditempati hanya sepanjang 2.165 cm dengan tinggi 515 cm.

Saat ini, di tengah ketakutan warga Jakarta menghadapi musibah banjir, mungkin desain rumah tahan banjir dari Austria ini dapat dijadikan inspirasi. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau