MANADO, KOMPAS.com - Setelah sempat buron, akhirnya pengemudi truk tronton yang terlibat tabrakan maut di Jalan Trans Sulawesi menyerahkan diri ke Polres Minahasa Selatan (Minsel), Senin (26/11). Pengemudi yang bernama Johanis Dompas (59), saat ini diamankan di Polres Minsel guna penyelidikan lebih lanjut.
Sebelumnya pada Sabtu (24/11) sekitar pukul 22.00 Wita terjadi tabrakan hebat antara bus Trans Kawanua (BTK) dengan truk tronton di ruas Jalan Trans Sulawesi, Minsel tepatnya di Jalan AKD Tawaang. Truk tronton yang dikemudikan Johanis melaju dari arah Manado menuju Kotamobagu. Ketika ingin menyalip motor yang ada di depannya, tronton keluar jalan dan menabrak BTK yg melaju kencang dari arah berlawanan. Tabrakan hebat pun tidak bisa dihindari.
BTK dengan nomor polisi DB 7513A tersebut memuat 5 orang mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado yang sedang melakukan study tour di Kotamobagu. Kelima mahasiswa dan sopir BTK dilarikan ke rumah. Malang menimpa Arba Baici (45) sopir BTK, nyawanya tidak tertolong lagi karena mengalami cedera parah.
Sewaktu kejadian sopir truk tronton langsung melarikan diri dan meninggalkan mobilnya dalam posisi melintang di tengah jalan dan terkunci. Hal itu menyulitkan pihak polisi memindahkan kenderaannya sehingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang. Setelah menjadi buron selama 2 hari, akhirnya pengemudi tronton tersebut menyerahkan diri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang