Infrastruktur

PII Rangkul Tiga Universitas demi Infrastruktur

Kompas.com - 27/11/2012, 17:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Tiga perguruan tinggi terkemuka, yaitu Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) (PT PII), Selasa (27/11/2012), menyelenggarakan Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR) bertajuk Kerjasama Pemerintah Swasta dalam Pengembangan Infrastruktur Publik.

Dalam kesempatan yang sama, juga dilaksanakan soft launching Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF) Institute, yang merupakan program CSR PT PII untuk edukasi tentang infrastruktur.

"IIR merupakan inisiatif tiga perguruan tinggi tersebut sebagai salah satu kontribusi kalangan perguruan tinggi untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia," kata Prof Dr Tech Ir Danang Parikesit, M.Sc, dari UGM, Selasa.

Berbeda dari program sejenis, IIR membahas suatu permasalahan menggunakan pendekatan studi kasus pembangunan infrastruktur di Indonesia yang dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

"Hasil dari IIR diharapkan menjadi sebuah policy brief dan prosiding yang akan menjadi masukan bagi pihak-pihak terkait, termasuk pembuat kebijakan," kata Danang.

IIR akan dilaksanakan secara regular dalam satu tahun ke depan. Berbagai sektor penting dalam pembangunan infrastruktur menjadi topik bahasan dalam tiap sesinya dengan menghadirkan narasumber dan fasilitator.

Setiap sesi akan membahas satu studi kasus yang realisasinya melalui proses panjang, sehingga dapat menjadi pembelajaran ke depan dan dapat menjadi masukan bagi pembuatan kebijakan.

Adapun topik pembahasan sangat bervariasi mulai dari regulasi, perencanaan, pembiayaan bidang infrastruktur hingga topik sektoral seperti transportasi, ketenagalistrikan, air minum, telekomunikasi dan sebagainya. Di sesi pertama ini IIR mengambil tema Kerjasama Pemerintah Swasta dalam Pengembangan Infrastruktur Publik yang mengupas kasus Terminal Bis di kota Yogyakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau