AMD Coba Hadang Intel di Segmen Menengah

Kompas.com - 28/11/2012, 07:36 WIB
oik yusuf/ kompas.com AMD Far East LTD Asia Pacific & Japan Consumer Sales Director Bryan Slattery (paling kiri) menunjukkan prosesor AMD "Trinity" didampingi AMD Far East LTD Asia Pacific & Japan Marketing Manager Wai San Koh (kedua dri kiri), AMD Far East LTD Asia Pacific & Japan Marketing Manager Armawati Cen (kedua dari kanan) dan AMD Far East LTD Distribution Sales Manager Frankie Widjaja


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah lebih dahulu beredar selama beberapa waktu, hari Selasa (27/11/2012) kemarin generasi baru prosesor Accelerated Processing Unit (APU) AMD yang juga dikenal dengan kodenama "Trinity" resmi diluncurkan.

APU adalah istilah AMD untuk prosesor yang menggabungkan inti CPU dengan pemroses grafis (GPU). Berbeda dengan prosesor notebook serupa yang telah lebih dahulu diluncurkan, "Trinity" kali ini berwujud prosesor desktop yang dipasangkan di motherboard dalam PC.

Selengkapnya, seri prosesor yang bernama resmi "A-Series APU" ini terdiri dari beberapa model, yaitu A4-5300 (dual core 3,4 GHz), A6-5400K (dual core 3,6 GHz), A8-5600K (quad-core 3,6 GHz) dan A10-5800K (quad-core 3,8 GHz).

Seri prosesor baru AMD ini digadang-gadang menjadi lawan setanding bagi lini produk milik saingan utama AMD, Intel.

Dua model teratas (A8-5600K dan A10-5800K), menurut AMD Far East Asia Pacific & Japan Component Marketing Manager Wai San Koh, memiliki kinerja sebanding dengan keluarga prosesor "Ivy Bridge" dari kompetitornya itu.

"Kinerja A8 kompetitif dibanding Core i3, sementara A10 kompetitif dengan seri Core i5," ujar Koh dalam acara peluncuran di Jakarta.

Untuk seri Core i7 dari Intel, Koh mengatakan bahwa AMD belum memiliki APU yang bisa disejajarkan dengan rival yang menduduki segmen atas. Sebabnya, menurut Koh, AMD lebih memposisikan diri untuk menawarkan harga yang terjangkau bagi konsumen. "Lagipula, kinerja produk kami sudah cukup bagus untuk kebanyakan pengguna", tandasnya.

AMD memang mematok harga yang relatif terjangkau untuk seri prosesor APU baru ini. Berdasarkan pantauan KompasTekno, APU AMD "Trinity" dijual dengan harga mulai kisaran Rp 500 ribu untuk A4-5300 hingga sekitar Rp 1,2 juta untuk A10-5800K.

Sebagai perbandingan, prosesor seri Core i termurah dari Intel (Core i3 2100, dual core 3,1 GHz) masih berharga lebih dari Rp 1 juta.

Kelebihan lain yang ditawarkan AMD A-Series APU adalah kinerja grafis terintegrasi yang diklaim jauh lebih baik dari lawannya, sekaligus menawarkan akselerasi ketika menjalankan program tertentu seperti Adobe Photoshop.

"Saat ini sudah ada lebih dari 50 aplikasi yang mendukung akselerasi APU AMD, daftarnya akan terus bertambah," pungkas Koh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau