Pemkot Bekasi Akan Naikkan Tunjangan Guru

Kompas.com - 28/11/2012, 12:33 WIB

BEKASI, KOMPAS.com Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi), Jawa Barat, mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar untuk meningkatkan tunjangan daerah bagi guru di wilayah setempat pada tahun depan. Tak hanya guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS), kenaikan tunjangan juga berlaku untuk guru yang masih berstatus tenaga kerja kontrak (TKK).

Menurut Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, DPRD Kota Bekasi sudah menyepakati peningkatan besaran tunjangan daerah untuk guru yang berlaku mulai 1 Januari 2013.

"Kenaikan tunjangan daerah untuk guru berstatus PNS sekitar 30 persen. Guru berstatus TKK, baik yang mendapat insentif transportasi maupun yang penghasilannya berdasarkan kompetensi, akan dinaikkan tunjangannya hingga 100 persen," ujarnya, Senin (26/11/2012).

Menurut data Dinas Pendidikan Kota Bekasi, jumlah guru SD di Kota Bekasi 10.595 orang, SMP 3.960 orang, dan SMK 1.554 orang. Peningkatan tunjangan diharapkan mampu memicu guru untuk meningkatkan kompetensinya. Peningkatan kompetensi guru akan memudahkan transformasi perubahan kurikulum yang akan lebih menitikberatkan pada pendekatan berbasis sains.

"Guru yang kompeten akan sanggup mengarahkan siswanya untuk bisa mengobservasi, bernalar, berkomunikasi, serta mempresentasikan ide-idenya lebih baik," katanya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau