Palestina

Hibah Bank Dunia untuk Jalur Gaza

Kompas.com - 28/11/2012, 13:21 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Bank Dunia, Rabu (28/11/2012) mengucurkan hibah sebesar 6,4 juta dollar AS atau sekitar Rp 61,4 miliar untuk meningkatkan pasokan air bersih dan meningkatkan sistem saluran air di Jalur Gaza.

Sebagian besar infrastruktur terkait air di kantung Palestina berpenduduk 1,5 juta jiwa ini terbengkalai selama beberapa tahun terakhir dan wilayah itu kini dipenuhi sistem pembuangan air yang buruk. Demikian Bank Dunia.

"Kami sangat prihatin dengan buruknya pasokan air bersih dan terbengkalainya kualitas sumber air di Jalur Gaza," kata Direktur Bank Dunia untuk Tepi Barat dan Gaza, Mariam Sherman.

"Proyek baru ini sangat penting bagi warga Gaza. Proyek ini tak hanya akan meningkatkan ketersediaan air dan jaringan saluran air, namun juga akan membuat seluruh infrastruktur bisa digunakan untuk melayani warga," tambah Sherman.

Dalam proyek terbarunya ini, Bank Dunia akan mendanai pembangunan penampungan-penampungan air, saluran ke sumur-sumur utama dan mengurangi kebocoran. Bank Dunia juga akan membantu pemerintah setempat untuk mengelola sistem layanan publik ini.

Untuk mewujudkan proyek ini Bank Dunia akan bekerja sama dengan Bank Pembangunan Islam (IDB) sehingga keseluruhan jumlah hibah untuk Jalur Gaza akan mencapai 11,14 juta dollar AS atau sekitar Rp 106 miliar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau