Asia selatan

Polisi Banglades Tahan Manajer Pabrik

Kompas.com - 28/11/2012, 13:33 WIB

DHAKA, KOMPAS.com - Polisi Banglades, Rabu (28/11/2012), menahan tiga manajer perusahaan tekstil yang terbakar dan menewaskan lebih dari 110 orang pekerjanya.

Kepala Kepolisian Dhaka, Habibur Rahman mengatakan ketiga manajer itu ditahan karena dituduh melarang para pekerja meninggalkan pabrik meski alarm kebakaran sudah berbunyi.

"Ketiganya adalah manajer level menengah di pabrik Tazreen. Korban selamat mengatakan kepada kami mereka tidak mengizinkan pekerja melarikan diri dari kebakaran dan mengatakan bunyi alarm adalah latihan rutin semata. Mereka juga dituduh mengunci pintupabrik," papar Habibur Rahman.

Pemerintah sudah melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab munculnya api dalam salah satu tragedi terburuk yang menimpa industri garmen Banglades yang mempekerjakan tak kurang dari tiga juta buruh itu.

Selain menahan para manajer, Habibur Rahman mengatakan polisi juga memeriksa pemilik pabrik Tazreen, Delwar Hossain. Dia ditanyai karena diduga melanggar izin pendirian bangunan pabrik. Sesuai izin dari pemerintah pabrik milik Hossain adalah bangunan berlantai tiga. Namun dalam kenyataannya dia membangun pabrik berlantai sembilan.

Menurut data organisasi pejuang hak-hak pekerja tekstil, Clean Clothes Campaign, sejak 2006 tak kurang dari 700 pekerja industri garmen tewas dalam berbagai tragedi kebakaran. Namun, sejauh ini belum satu pun pemilik pabrik yang mendapatkan hukuman.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau