Mayat Bertato Kembang Ditemukan di BKT

Kompas.com - 28/11/2012, 19:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di Area Banjir Kanal Timur (BKT) Ujung Menteng, RT 07 RW 05, Cakung, Jakarta Timur. Tubuhnya dipenuhi lumpur.

Sugito, anggota Pokdar Kamtibnas Cakung mengatakan, mayat tanpa identitas itu ditemukan di pinggiran area BKT oleh seorang warga sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (28/11/12) sore.

Menurut Sugito, terdapat dua tusukan di bagian dada, satu tusukan di kepala, luka pukulan di punggung dan di pelipis, serta luka di bagian bibir.

"Diperkirakan ini faktor penganiayaan. Belum tahu sih ini motifnya apa, soalnya masih dalam penyidikan karena mayat itu masih penuh lumpur," ujar Sugito.

Sugito memperkirakan usia pria malang itu sekitar 30 tahun. Di bagian lengan kanan korban ada tato kembang.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam, kaos singlet, dan sarung tangan. Mayat tersebut juga sudah membengkak sekujur tubuh dan diperkirakan telah meninggal sejak satu hari lalu.

Pantauan Kompas.com di lokasi, sekitar pukul 18.20 WIB masih dilakukan upaya identifikasi. Sebab tubuh mayat  sulit dikenali akibat penuh dengan lumpur.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau