Sabu Senilai Rp 2,6 Miliar Dimusnahkan

Kompas.com - 29/11/2012, 20:17 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sabu dan heroin seberat 1,34 kilogram senilai Rp 2,6 miliar dimusnahkan Dit Resnarkoba Polda DIY di Polda DIY, Kamis (29/11).

Dir Resnarkoba Polda DIY Kombespol Widjanarko mengatakan, pemusnahan ini diharapkan mampu menekan peredaran narkoba di wilayah Yogyakarta. "Semua pihak harus berperan serta dalam menekan angka peredaran dan pengguna narkoba. Kami ingin agar DIY terbebas dari bahaya narkoba," tegasnya.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan narkoba terus menerus akan dilakukan, termasuk kepada kalangan polisi. Ia menegaskan, sejauh ini belum ada oknum polisi dari jajaran Polda DIY yang terlibat atau sampai menyalahgunaakan barang bukti tersebut.

"Saya belum menemukan jajaran Polda DIY yang menyalahgunakan barang bukti. Pemusnahan saya harap bisa mengantisipasi penyalahgunaan barang bukti tersebut," paparnya.

Barang bukti yang ada tidak seluruhnya dimusnahkan. Seberat 0,5 gram sabu dan 0,5 gram heroien tetap dijadikan sebagai alat bukti di pengadilan dan uji laboratorium.

Barang bukti sabu yang dimusnahkan merupakan hasil dari penangkapan tersangka Nurhayati pada 15 Oktober lalu oleh Bea Cukai. Ditambah barang bukti yang didapatkan dari tersangka Rastin B Darman alias Abah (50) pada 20 Oktober, yang masih ada kaitannya dengan Nurhayati.

Pemusanahan dilakukan dengan cara melarutkan dua obat tersebut dengan air. Berat sabu yang dimusnahkan seberat 2,13 gram dan heroien 1,174 gram dengan total 1,34 kilogram.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau