Basuki: Saya Cuma Kelihatan Galak, Tapi Gubernur Kita Beda

Kompas.com - 02/12/2012, 11:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengingatkan kepada bawahannya bahwa dia berbeda dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jika Basuki terlihat galak, itu cuma kelihatannya saja.

Peringatan ini disampaikan Basuki saat menerima pemaparan Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta pada Jumat, 30 November 2012, kemarin. Saat itu, Basuki meminta kepada Dinas Pelayanan Pajak untuk memberikan laporan secara transparan tentang wajib pajak.

"Gubernur kita orangnya beda, Pak. Saya cuma kelihatan galak saja, tapi enggak tega nembak orang. Kalau sudah ketemu orang saya enggak tega," kata Basuki seperti dalam video yang diunggah PemprovDKI di Youtube berjudul "30 Nov 2012 Wagub Bpk. Basuki T. Purnama menerima paparan Dinas Pelayanan Pajak".

"Kalau Pak Gubernur kita beda punya. Beliau Kalau udah itu ya, tahu sendirilah. Hilang aja udah. Enggak mau banyak omong lagi. Lihat saja kalau lagi bahas anggaran kan?" ujar Basuki mengingatkan.

Nah, terkait menghilangnya Jokowi dari ruang rapat, pernah terjadi saat rapat dengan PT MRT Jakarta. Setiap rapat dengan PT MRT, Jokowi selalu keluar lebih dulu tanpa rasa puas.

Seperti pemaparan PT MRT Jakarta pada 30 Oktober 2012, tiba-tiba saja Jokowi meninggalkan tempat pertemuan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun bergegas keluar dari ruangan kerjanya menuju ke ruangan Rapim dan mengambil alih pertemuan tersebut.

Terakhir pada rapat terbuka dengan PT MRT dan ahli tata kota serta warga pada Rabu 28 November 2012 lalu. Jokowi meninggalkan tempat pertemuan dan lebih memilih menemui warga Cilincing yang sempat memblokir jalan karena terancam digusur. Basuki juga yang akhirnya menjelaskan bahwa Jokowi memiliki agenda lain.

Berita terkait dapat diikuti di topik:

100 HARI JOKOWI-BASUKI

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau