Cemburu, Oknum Pol PP Pukul Pacar hingga Pingsan

Kompas.com - 02/12/2012, 15:18 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang oknum Satpol PP yang bertugas di Kecamatan Sematang Borang berinisial P (50) ditangkap Polsekta IT I Palembang, Sabtu (1/12/2012) di rumahnya, Jalan Begayut 4 Kelurahan Sako Sako. Ia ditangkap atas laporan adanya tindak pemukulan terhadap wanita berinisial EE (32) pada 27 November 2012 di kawasan Sayangan, Kecamatan IT I Palembang.

"Saya memukulnya dengan tangan kosong. Saya cemburu karena dapat kabar dia dipeluk oleh lelaki lain," kata P saat dijumpai di Mapolsekta IT I Palembang.

Sebelum adanya pemukulan, P yang lagi bersantai di rumahnya mendapat SMS bahwa EE sedang dipeluk oleh seorang lelaki di kafe tempat EE bekerja. P lalu datang untuk membuktikan kebenaran SMS itu. Namun saat P datang, ia melihat EE sedang tidak berpelukan dengan siapapun.

Karena sudah dirasuki oleh isi SMS dari temannya, P seolah buta. Ia menarik tangan EE dan memaksanya ikut masuk ke dalam mobil. Sembari mengendarai mobil, mulai dari kawasan Sayangan hingga Jalan Dr M Isa, EE terus diinterogasi oleh P terkait kebenaran SMS itu. Hanya saja, EE tidak mengakuinya.

"Saya lalu kesal dan khilaf memukul bahu kirinya. Ia lalu pingsan dan saya antar dia pulang ke rumah," kata P, sembari menambahkan kalau ia dan EE sudah menjalin hubungan dekat selama satu tahun terakhir.

Tidak terima dengan perlakuan P, EE lalu melapor ke Mapolsekta IT I Palembang. Ia menunjukkan hasil visum dari RS Boombaru sebagai bukti tindak kekerasan yang dilakukan P.

Kapolsekta IT I Palembang, Kompol Dedi Adrianto, melalui Kanit Reskrim, Ipda Bobby Eltarik, membenarkan penangkapan itu. P sudah diamankan di Mapolsekta IT I Palembang.

"Untuk sementara, ia ditangkap karena tindak kekerasan terhadap EE. Kami masih akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut," kata Bobby.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau