JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk melawan kriminalisasi terhadap pimpinan serikat pekerja (SP) di sejumlah perusahaan, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) akan melakukan aksi demo besar kembali di Jakarta. Jumlah peserta demo yang akan terlibat diklaim ribuan orang berasal dari organisasi buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (SPI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) serta komponen lainnya.
Hal itu diungkapkan Divisi Informasi dan Komunikasi MPBI Roni Febrianto kepada Kompas, Selasa (4/12/2012) siang ini di Jakarta.
"Dengan adanya tindakan union busting dan kriminalisasi pemimpin SP, MPBI akan melakukan kampanye melawan kebijakan anti-serikat dan kriminalisasi pemimpin SP dengan aksi damai yang dihadiri ribuan buruh," katanya.
Aksi demo akan dilakukan pada Rabu (5/12/2012) dengan titik berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia pada pukul 10.00. Selanjutnya, bergerak ke Kedutaan Besar Korea Selatan, Kedutaan Besar Jepang dan Markas Besar Kepolisian Negara RI.
"Kami akan melawan agar aparat kepolisian menindak tegas perusahaan yang melanggar hukum dan melawan kriminalisasi terhadap pemimpin SP," tutur Roni.
Menurut Roni, beberapa perusahaan yang melanggar hukum terkait tindak kekerasan terhadap para aktivis buruhnya di antaranya adalah PT Samsung Elektronik Indonesia Bekasi, PT Toyota Astra Motor Karawang, Jawa Barat, dan PT Indocement serta beberapa pimpinan MPBI di Jawa Timur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang