Timur tengah

Iran Klaim Tangkap "Drone" AS

Kompas.com - 04/12/2012, 15:49 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com - Pasukan Pengawal Revolusi Iran, Selasa (4/12/2012), mengklaim berhasil menangkap sebuah pesawat tanpa awal alias drone berukuran kecil di atas perairan Teluk Persia setelah drone itu memasuki wilayah udara Iran.

"Drone milik AS itu melakukan patroli di Teluk Persia, melakukan pengintaian dan mengumpulkan data intelijen. Drone itu ditangkap begitu memasuki wilayah udara Iran," demikian pernyataan Angkatan Laut Pengawal Revolusi Iran seperti dikutip lembaga penyiaran pemerintah Iran, IRIB.

Pernyataan itu tidak memberi penjelasan kapan, di mana atau bagaimana cara drone itu ditangkap. Pernyataan itu hanya menjelaskan bahwa drone itu sudah melakukan pengintaian selama beberapa hari terakhir.

Angkatan Laut Iran, mengatakan drone itu adalah jenis ScanEagle buatan Boeing. Drone ini adalah jenis pengintai jarak pendek dengan rentang sayap tiga meter dan biasa diluncurkan dari kapal perang dan bisa terbang hingga jarak 100 km.

Satu tahun lalu, Iran juga mengklaim berhasil menangkap sebuah drone yang berukuran lebih besar dan lebih canggih, yaitu jenis RQ-170 Sentinel. Teheran saat itu menolak permintaan AS untuk mengembalikan drone tersebut dan akan menggunakan hasil tangkapan itu untuk membuat drone sendiri.

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan AS telah melanggar wilayah udara AS sebanyak delapan kali pada Oktober lalu. Pemerintah Iran mengancam akan melakukan reaksi serius jika pelanggaran semacam ini masih berulang.

Pada awal November lalu, sebuah pesawat jet tempur Iran menembak sebuah drone AS di atas Teluk Persia, namun gagal menjatuhkan drone itu. Demikian Departemen Pertahanan AS.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau