JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa menegaskan, pemerintah belum mempertimbangkan kemungkinan menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi tahun depan. Oleh karena masyarakat dinilai belum bisa menerima kenaikan harga bahan bakar itu.
Hatta menyampaikan hal itu, usai membuka acara simposium nasional dan kongres yang diprakarsai Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia, Selasa (5/12/2012), di Jakarta.
" Yang penting kita lakukan pengendalian dulu. Dan sudah diputuskan dalam rakor bahwa tidak boleh ada kenaikan harga BBM bersubsidi, masyarakat kita belum siap," ujarnya.
Sebelumnya, DPR telah menyetujui usulan pemerintah untuk menambah kuota BBM bersubsidi. "Yang penting ada dulu persetujuan dari dewan. Walaupun nanti dibebankan kepada APBN 2013, yang penting ada dulu. Yang kasihan Pertamina karena mereka harus talangi dulu dengan dana cukup besar," kata dia.
Meski demikian, pemerintah tidak bisa menjamin bahwa tahun depan harga BBM bersubsidi tidak akan naik. " Saya tidak bisa bilang seperti itu. Sebab banyak faktor yang harus dipikirkan, seperti harga minyak dunia nanti seperti apa, fiskal kita seperti apa, daya beli masyarakat. Semua harus dihitung," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang