Dua Syarat Dahlan Tentukan Direksi BUMN

Kompas.com - 05/12/2012, 11:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri BUMN Dahlan Iskan memiliki kriteria sendiri untuk menentukan direksi perusahaan BUMN. Syaratnya hanya ada dua. Apa saja?

"Syaratnya untuk menjadi direktur utama perusahaan BUMN hanya dua, integritas dan antusias," kata Dahlan saat ditemui di Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Menurut Dahlan, untuk bisa mengetahui integritas dari calon direksi perusahaan BUMN, dia akan melihat rekam jejak (track record) dari calon tersebut. Caranya ialah dengan menanyai orang terdekatnya hingga bawahannya.

Jika dia baik, karyawan bawahannya juga akan baik. Jika semua baik, perusahaannya juga akan berkembang.

Kedua, antusias. Sifat tersebut meliputi keinginan calon direksi untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Sebab, bila perusahaan stagnan atau malah tidak jalan, tentu saja Dahlan akan menggantinya.

"Jadi, tidak hanya diwawancara 2-3 jam. Soalnya, yang pandai bicara sudah pasti akan terpilih. Tapi, kalau untuk menentukan integritas dan antusias, itu yang susah," katanya.

Dengan dua ketentuan tersebut, Dahlan merasa perusahaan BUMN yang dikelolanya tidak akan melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji, khususnya saat ada isu anggota dewan yang melakukan pemerasan ke perusahaan BUMN.

"Rata-rata direksi (direktur utama) BUMN yang baru memiliki integritas yang baik. Untuk yang lama akan dievaluasi," tambahnya.

Simak Artikel terkait di Topik Sepak Terjang Dahlan Iskan

Baca juga:
Dahlan: Jangan Buat Pertamina Manja

Dahlan: Indonesia Harus Kurangi Ketergantungan pada Asing
Dahlan: Jadi Pengusaha Harus Berani "Menderita"

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau