JAKARTA, KOMPAS.com - Sonni Anna (40), pegawai BNP2TKI yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), mendatangi kantor Komnas Perlindungan Anak. Dia meminta bantuan agar difasilitasi bertemu dengan kedua anaknya yang dibawa kabur suaminya, Ali Zuin Mashar (40).
Anna juga ingin kedua anaknya kembali dalam pelukannya. Sebab mereka diambil oleh Ali pada Minggu (2/12/2012) di depan rumahnya di Rawa Lumbu, Bekasi Timur.
Saat itu, kata Anna, dia didatangi oleh sepuluh orang. Empat orang berbadan kekar, dan dan keenam lainnya merupakan suami beserta keluarganya.
"Saat didatangi, kedua anak saya KD (7) dan MF (4) diambil secara paksa. Saya juga mendapat perlakuan kasar dari keempat orang yang berbadan besar. Saya didorong sampai terjatuh," kata Anna kepada wartawan di Komnas PA, Rabu (5/12/2012).
Anna juga memaparkan bahwa anak-anaknya melihat dirinya dipukuli sang ayah, saat terjadi pertengkaran pada 23 Mei 2010, dan saat Ali datang mengambil paksa mereka dari pelukan Anna.
Menurut wanita berjilbab itu, anaknya mengalami trauma akibat perlakuan kasar sang ayah pada ibunya. Dia pun meminta bantuan Komnas PA untuk memberikan terapi khusus agar trauma yang dialami keduanya perlahan menghilang dan tidak mempengaruhi pertumbuhannya kelak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang