Pindahkan PKL, Pemkot Jakbar Lakukan Mediasi

Kompas.com - 05/12/2012, 14:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kota Jakarta Barat akan melakukan mediasi kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berdagang di Taman Fatahillah. Mediasi ini dilakukan untuk mencari jalan tengah relokasi PKL agar kawasan Kota Tua lebih teratur.

"Mediasinya tadinya akan dilakukan hari ini, tapi enggak jadi. Tapi akan dilaksanakan hari Kamis (6/12/2012) jam 08.00 WIB," kata Imron, Camat Taman Sari kepada wartawan, Rabu (5/12/2012).

Imron menjelaskan, mediasi akan dilakukan di depan Museum Fatahillah dekat pos RW di sekitar Taman Museum. Sejauh ini, relokasi yang sudah dilakukan oleh Satpol PP dari kecamatan Taman Sari dan Kelurahan Pinangsia berjalan lancar. Mediasi dilakukan untuk mendengarkan keinginan PKL yang biasa berjualan di sekitar kawasan Kota Tua.

Ketua Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Gatut Dwi Harsono mengatakan, penataan Kota Tua dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada. Tempat-tempat heritage memang harus ditata agar rapi dan nilai bangunan sejarah tidak hilang akibat limbah-limbah sampah dari hasil berdagang PKL di sekitar kawasan Kota Tua.

"Tempat-tempat heritage memang harus ditata karena ini kan merupakan salah satu cagar budaya dan dilindungi undang-undang," ungkap Gatut.

Penataan PKL ini merupakan persyaratan untuk membuat kawasan Kota Tua sebagai salah satu heritage culture yang berada pada standar bangunan bersejarah. Kawasan ini nantinya akan ditata, dikembangkan, dan dimanfaatkan bersama. Tetapi, tentu saja membutuhkan kerjasama dari berbagai elemen masyarakat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau