Jika FIFA Jatuhkan Sanksi, "Anak-anak" Juga Kena Imbasnya

Kompas.com - 05/12/2012, 21:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jika FIFA menjatuhkan sanksi, tidak cuma kompetisi dan timnas Indonesia yang akan kena dampaknya, tetapi juga kompetisi dan pemain level yunior dan amatir. Demikian disampaikan Menpora Andi Mallarangeng, Rabu (5/12/2012).

"Tidak jelas sanksinya sampai kapan. Kalau kita disanksi, timnas kita tidak bisa bertanding. Tim yunior yang U-14 serta U-12 juga tak bisa bertanding. Mereka tidak berdosa sama sekali dan terlibat dalam konflik. Namun, terkena dampaknya. Mereka tidak bisa ikut event-event internasional seperti Danone World Cup, Yamaha ASEAN Cup, dan Goethe Cup," bebernya.

Hal tersebut berkaitan dengan surat FIFA kepada Menpora, 26 November silam. Dalam surat itu, FIFA menilai proses penyelesaian dualisme kepengurusan sepak bola Tanah Air tidak berjalan sesuai harapan mereka dan meminta pemerintah membantu menyelesaikan masalah itu. FIFA memberikan batas waktu hingga 10 Desember 2012.

Menpora kemudian menggelar pertemuan dengan PSSI dan KPSI, di Jakarta, Rabu (5/12/2012). Dalam pertemuan itu, semua pihak menyepakati dua hal, yaitu KPSI dan PSSI bersepakat berusaha semaksimal mungkin agar Indonesia tidak disanksi FIFA dan menyelesaikan masalah berdasarkan MoU yang telah diputuskan kedua belah pihak, yakni merevisi statuta, pengembalian empat exco yang dipecat, penyatuan liga, dan kongres.

Satu hal yang belum selesai adalah soal peserta Kongres Luar Biasa (KLB), 10 Desember mendatang. Sesuai MoU antara KPSI dan PSSI, peserta kongres 10 Desember 2012 adalah peserta KLB Solo 2011. Masalahnya, terjadi dualisme pengprov. Solusi sementara adalah PSSI dan KPSI menyerahkan kepada AFC yang nanti akan hadir dalam rapat JC, Rabu (5/12/2012) malam.

Jika tidak selesai hingga 10 Desember 2012, permasalahan Indonesia akan dibahas dalam rapat exco FIFA di Jepang pada 14 Desember, yang bisa berujung sanksi untuk Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau