Saham Apple Alami Kejatuhan Terbesar dalam 4 Tahun

Kompas.com - 06/12/2012, 08:08 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Saham Apple Inc mencatatkan penurunan terbesar dalam empat tahun terakhir pada perdagangan di Wall Street, Rabu (5/12/2012) waktu setempat.

Pada penutupan pasar pukul 16.00 waktu New York, saham Apple menurun 6,4 persen menjadi 538,79 dollar AS. Ini merupakan penurunan terbesar sejak 17 Desember 2008 lalu.

Selain itu, nilai kapitalisasi pasar Apple juga tergerus sebesar 34,9 miliar dollar AS. Meski demikian, sepanjang tahun ini, saham Apple sudah melonjak 33 persen.

Aksi jual yang melanda saham Apple terjadi seiring kecemasan investor bahwa perusahaan akan kehilangan posisinya sebagai penguasa pasar smartphone karena diambil oleh Nokia Oyj yang mengambil pasar besar di China.

"Nokia mengumumkan bahwa mereka baru saja meluncurkan ponsel Lumia dengan China Mobile. Sebelumnya ada harapan bahwa Apple akan meluncurkan Apple dengan jaringan tersebut," ungkap Gus Papageorgiou, analis Scotia Capital Inc di Toronto.

Dia memprediksi, Apple masih akan tetap meluncurkan layanan dengan China Mobile. Namun, peluncurannya akan dilakukan menjelang Tahun Baru China.

Sekadar informasi, perayaan tahun baru China akan dimulai pada 10 Februari mendatang. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau