IHSG Akhir Tahun Diprediksi Hanya Tembus 4.400

Kompas.com - 06/12/2012, 10:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir tahun ini hanya akan ditutup di level 4.400. Perkiraan ini turun dari konsensus analis di level 5.000.

"Meski perekonomian Indonesia tumbuh, ekonomi kita masih dipengaruhi oleh kondisi global baik dari Amerika Serikat dan zona Eropa," kata Fauzi di Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Prediksi Fauzi, perlambatan ekonomi dunia masih dipengaruhi oleh dua kawasan terbesar dunia yaitu Amerika Serikat dan Eropa. Di Amerika Serikat, pemerintah di sana memang sedang menghadapi risiko fiscal cliff. Pemerintahan Amerika Serikat yang didominasi oleh Partai Demokrat diperkirakan akan mendapat lobi-lobi khusus dari Partai Republik untuk menurunkan risiko fiscal cliff tersebut.

Sekadar catatan, pemerintah Amerika Serikat memang berencana menaikkan pajak masyarakat dan memangkas anggaran. "Kondisi ini akan menyebabkan resesi global," tambahnya.

Jika ini terjadi, otomatis akan merembet ke kawasan zona Eropa. Saat ini, negara-negara Eropa rawan dengan risiko surat utang yang diterbitkan negara-negara bermasalah seperti Yunani, Portugal maupun Italia. Meski negara-negara tetangganya siap menjadi standby buyer dari penerbitan surat utang negara tersebut.

"Ini juga akan berdampak pada aliran hot money ke Indonesia. Namun resesi ini baru akan berakhir di semester I-2012," tambahnya.

Di akhir 2010, IHSG ditutup di level 3.730. Di akhir 2011, IHSG ditutup di level 3.822. Namun di akhir 2012 ini, perkiraannya akan ditutup di level 4.350-4.400. "Di akhir 2013, IHSG baru akan menembus level 5.400," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau