Seminggu Operasi Zebra, 6.432 Kendaraan Ditilang

Kompas.com - 06/12/2012, 13:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi Zebra yang dijalankan oleh Polda Metro Jaya telah berlangsung selama seminggu. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, selama seminggu Operasi Zebra 2012 mulai 28 November sampai 4 Desember 2012, ada 6.432 kendaraan yang ditilang. Sementara jumlah pengendara yang diberi teguran ada 17.537. Sementara untuk kendaraan yang ditindak, sepeda motor masih mendominasi.

"Jumlah motor yang ditindak mencapai 4.140. Sementara untuk mobil penumpang ada 1.840, 127 unit mobil bus, dan 284 unit mobil barang," kata Rikwanto, Kamis (6/12/12).

Adapun barang bukti yang disita berupa SIM berjumlah 2.404, 3.923 STNK dan kendaraan ada 105 unit. Sementara itu, kejadian kecelakaan lalu lintas selama seminggu Operasi Zebra 2012 ini, terdapat 93 kejadian dengan korban 102 korban.

"Tercatat 14 korban meninggal dunia, 29 korban luka berat dan 59 korban luka ringan," kata Rikwanto.

Rikwanto mengatakan bahwa hasil dari penilangan dan teguran selama Operasi Zebra 2012 bervariasi tiap harinya. "Perbedaan berarti terjadi di hari pertama dan hari kedua operasi, hari pertama ada 1.913 kendaraan yang ditilang sementara hari kedua ada 995 kendaraan yang ditilang, sementara hari keenam dan ketujuh hasilnya bervariasi," kata Rikwanto.

Operasi Zebra akan berlangsung selama dua pekan, dan akan berakhir Selasa (11/12/2012) mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau