Waspadai Titik Rawan Longsor di Jalur Kandangan-Loksado

Kompas.com - 06/12/2012, 17:57 WIB

KANDANGAN, KOMPAS.com - Memasuki musim hujan, waspadai sejumlah titik rawan longsor di jalur Kandangan, Ibu Kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, menuju ke obyek wisata Loksado di Pegunungan Meratus.

Pada ruas sepanjang sekitar 30 kilometer dengan kondisi jalan berkelok dan naik turun tersebut terdapat sejumlah titik rawan longsor.

Dari pengamatan, Kamis (6/12/2012) siang, titik yang rawan longsor tersebut antara lain 1 titik di Desa Halunuk dan 2 titik di Desa Hulubanyu, keduanya masuk wilayah Kecamatan Loksado. Tebing yang longsor di Halunuk saat ini sedang diperbaiki dengan cara memberikan beronjong.

Selain itu titik rawan juga berada di kawasan Desa Batung, Kecamatan Mewangi. Di sini ada dua titik longsor yang telah diberi pengaman bronjong. Pada masing-masing titik yang rawan longsor sendiri telah diberi rambu-rambu peringatan oleh pemerintah daerah dengan maksud agar pengendara waspada.

Jalur Kandangan-Loksado sendiri saat ini cukup banyak terbantu oleh pemasangan cermin pemandu jalan (convex miror) di hampir semua tikungan tajam yang ada. Sehingga pengemudi bisa mengetahui keberadaan kendaraan dari arah berlawanan. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau