Mayat Pria Bersarung Tersangkut di Pintu Air

Kompas.com - 07/12/2012, 19:54 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tersangkut di Pintu Air 10, Kelurahan Bayur, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (7/12/2012) pagi.

Saat ditemukan warga, tubuh korban yang menggunakan sarung ini membengkak dan bau menyengat. Diduga korban sudah meninggal sejak beberapa hari lalu. Korban ditemukan warga yang sedang menjaring ikan di Sungai Cisadane sekitar pukul 06.00 WIB.

Mereka melihat benda yang mengambang di antara tumpukan sampah di sekitar pintu air. Rasa penasaran membuat warga mendekati benda yang mengapung tersebut. Betapa kagetnya waga karena benda yang mengapung itu adalah tubuh manusia. Warga melaporkan temuan itu kepada petugas jaga Pintu Air 10 yakni Dedi.

Ciri-ciri korban adalah mengenakan sarung, kaus putih berlengan merah, dan celana pendek.

Terkait penemuan mayat itu, Kepala Polsek Karawaci Komisaris Priyo Utomo menyatakan, "Apa penyebabnya, kami belum tahu. Akan tetapi, secara sekilas tak terlihat tanda-tanda kekerasan karena badan korban membengkak. Jenazah sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk divisum."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau