Kemana Andi Malaranggeng Pergi?

Kompas.com - 08/12/2012, 12:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca-penetapan menjadi tersangka korupsi proyek Hambalang, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Malaranggeng tak tampak di hadapan publik.

Terakhir terlihat , Andi Mallarangeng menggelar konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jumat (7/12/2012) pagi. Lalu, kemana Andi Malaranggeng pergi?

Pantauan Kompas.com, Sabtu (8/12/2012) siang, kediaman pribadi pria berkumis itu di Jalan Suralaya Nomor 3 RT 02 RW 14, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, tampak sepi dari aktifitas.

Hanya tampak beberapa wartawan dari media televisi berada di depan gerbang setinggi satu meter. Di balik gerbang berwarna hijau beratap pohon dengan bung-bunga, tampak terdapat dua buah sepeda motor yang terparkir seadanya.

Diantara kedua motor tersebut, terdapat sebuah kolam ikan dengan gemericik airnya, membuat suasana teduh dan asri tercipta.

Menurut keterangan Ketua RT 02, Tuin Suardi, sang mantan menteri memang jarang tinggal di rumahnya yang satu ini. Pasalnya, semenjak jadi menteri, Andi memilih bertempat tinggal di rumah dinasnya di Jl Widya Chandra, Jakarta Selatan.

"Pak Andi memang warga saya. Semenjak di Menpora, dia tinggal di rumah dinas. Terakhir kali dia terlihat waktu Pilgub kemarin," ujar Tuin.

Sama dengan rumah pribadinya di Cilangkap, rumah dinas Andi di Jalan Widya Chandra pun tampak sepi. Pada Jumat malam, rekan-rekan Andi, antara lain Denny Indrayana, Rizal Malaranggeng dan lain-lain datang untuk sekedar berbincang-bincang dengan mantan juru bicara presiden itu.

Setelah itu, wartawan pun kehilangan jejak Andi. Dua buah diketahui telah memindahkan barang-barang pribadi Andi dari rumah dinasnya ke rumah pribadinya.

Perihal pemindahan barang tersebut pun, ketua RT tidak mengetahuinya. "Nggak ada keluarganya yang bilang," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kader Partai Demokrat itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Wisma Atlet Hambalang sejak awal Desember. Namun hal itu baru terungkap Kamis malam.

Selanjutnya pengumuman resmi tentang status Andi disampaikan Jumat pagi oleh Ketua KPK Abraham Samad di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta.

Sesaat setelah pengumuman itu, Andi Mallarangeng yang telah menghadap Presiden menggelar jumpa pers di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Dalam jumpa pers itu ia menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan menteri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau