Cara Bumil Mengatasi Cemas

Kompas.com - 08/12/2012, 18:10 WIB

KOMPAS.com - Ada banyak gangguan yang dialami ibu selama kehamilan, namun jangan khawatir semua ada solusinya. Salah satunya kecemasan yang kerap muncul karena beragam faktor.

Peningkatan hormon progesteron juga dapat menyebabkan gangguan mood dan menimbulkan rasa cemas, termasuk ibu hamil (bumil) jadi cepat lelah.

Cara mengatasinya:

* Minta dukungan anggota keluarga. Jangan ragu untuk menceritakan kekhawatiran kepada suami agar beban ibu setidaknya agak ringan.
* Berpikir positif. Apabila ada masalah, yakinlah masalah itu dapat diatasi dan Tuhan akan memberikan yang terbaik.
* Selalu berpikir, kehamilan adalah anugerah dan tidak semua perempuan mendapatkan anugerah ini.
* Olahraga dapat memperbaiki mood. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, berenang, dan lainnya, secara teratur.
* Latihan relaksasi untuk mengurangi kecemasan yang berlebihan.
* Berdoa agar dapat menjalani kehamilan dengan lancar.
* Pelajari sistem tubuh dan mencoba beradaptasi dengan kondisi fisik yang berbeda dari biasanya. Tumbuhkan keyakinan bahwa ini adalah sesuatu yang normal bukan gangguan yang menjadi beban.
* Perbanyak wawasan agar ibu yakin kehamilan sejauh ini baik-baik saja.

(Tabloid Nakita/Hilman Hilmansyah)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau