Dprd dki tandatangani kua/ppas

Basuki : Cuma Ketua DPRD Agak Belum Jelas

Kompas.com - 08/12/2012, 19:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Konflik permasalahan penandatanganan persetujuan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) yang menjadi titik awal APBD Tahun 2013 DKI Jakarta akhirnya menemui titik terang. DPRD DKI Jakarta akhirnya menyetujui penandatanganan KUA/PPAS tersebut. Penandatanganan telah dilakukan oleh Pimpinan DPRD Jumat malam.

"Sudah tanda tangan, Pak Ketua sudah tanda tangan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama usai menghadiri acara rapat kerja partai Gerindra di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Sabtu (8/12/12).

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengaku mendapatkan laporan itu dari Kepala Bappeda Sarwo Handayani, yang disampaikannya melalui pesan singkat BlackBerry Messenger. "Di BBM sama Bappeda Jumat jam 9 malam," tutur Ahok sambil menunjukkan BlackBerry Messengernya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mengatakan, setelah KUA/PPAS disetujui, selanjutnya tanggal 13 Desember akan mulai membahas RAPBD. Sehingga, tanggal 20 Desember sudah dapat ketok palu oleh DPRD.

"Ini kan sudah masuk reses, tanggal 13 mulai bahas RAPBD. Tanggal 20 sudah bisa ketok palu. Itu mesti disiapin nomor-nomor rekeningnya," katanya.

Meski begitu, Ahok membantah apabila penyetujuan penandatanganan oleh DPRD dikarenakan tekanan publik terhadap DPRD. "Anggota yang bantu banyak. Di dalam anggota pada oke. Cuma ketuanya saja agak belum jelas," ucapnya.

Berita terkait, baca : 100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau