Magetan, Kompas -
Korban tewas adalah sopir minibus, Suradi, dan penumpang minibus, Sadinem. Sadinem adalah pedagang pasar. Keduanya warga Magetan.
Korban yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Sayyidiman, Magetan. Lima korban dirawat inap, termasuk pengemudi bus Mira, Mujiono, warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Kecelakaan ini melibatkan minibus umum berpelat AE 7316 UP dengan rute pendek Ngawi-Maospati dan bus Mira bernomor polisi S 7158 US jurusan Surabaya-Solo-Yogyakarta. Kendaraan itu sarat penumpang.
Sugito, penumpang bus, menuturkan, dua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Minibus melaju dari Ngawi ke Magetan, sedangkan bus arah sebaliknya.
”Tiba di lokasi kejadian, bus berjalan di lajur kiri. Minibus itu menyalip bus di depannya yang sedang berhenti. Bagian depan kanan minibus menabrak bagian depan kiri bus Mira,” ujarnya.
Mujiono mengaku sudah berupaya menghindari tabrakan dengan mengerem bus mendadak dan membanting setir ke kiri. Bus yang dikemudikannya pun masuk ke selokan. Namun, tabrakan tak bisa dihindarkan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Magetan Ajun Komisaris Dadang Kurnia mengatakan, dari olah tempat kejadian diketahui posisi minibus saat bertabrakan berada di luar jalurnya. Posisi bus berada di jalur yang benar. Hal itu diperparah dengan kondisi jalan yang sangat sempit.
Menurut Dadang, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi untuk melengkapi penyidikan.