BOGOR, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat menekankan kepada para kader untuk menghindari perbuatan-perbuatan tercela. Imbauan ini disampaikan Yudhoyono dalam pertemuan anggota dewan pembina dengan anggota fraksi di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/12/2012) malam.
"Kita membicarakan, juga memberi arahan, maka salah satu yang jadi penekanan Pak SBY adalah ke depannya, kader-kader Partai Demokrat menghindari perbuatan-perbuatan tercela," kata Wakil Sekretaris DPP Partai Demokrat Saan Mustopa di Puri Cikeas, Bogor.
Saan hadir dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu bersama pengurus partai lainnya, antara lain, Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Assegaf, Ruhut Sitompoel, dan I Gede Pasek Suardika. Dia ditanya langkah Partai Demokrat menghadapi Pemilu 2014 di tengah skandal kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader partai.
Selain imbauan tersebut, katanya, Yudhoyono menawarkan pakta integritas bagi kader-kader yang memangku jabatan tertentu. "Berlaku untuk anggota DPR saat ini," katanya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, Yudhoyono ingin calon legislatif dari Partai Demokrat ke depannya mempunyai pakta intergitas. "Artinya, semua punya loyalitas terhadap partai dan bangsa dan negara," kata Nurhayati.
Dia juga mengatakan, pertemuan Cikeas Minggu malam ini sama sekali tidak menyinggung soal Andi Mallarangeng yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. Ditegaskannya, Partai Demokrat menyerahkan masalah tersebut ke proses hukum.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang