Ingin ke Kota, Apple Maps Malah "Pandu" ke Gurun

Kompas.com - 11/12/2012, 11:55 WIB
Wikipedia Murray Sunset National Park, Australia.

KOMPAS.com — Kepolisian negara bagian Victoria, Australia, mengimbau para pengguna iPhone untuk tidak terlalu mengandalkan Apple Maps, aplikasi peta milik Apple.

Baru-baru ini, karena Apple Maps tidak berhasil menunjukkan arah yang benar, kepolisian Victoria sampai harus menyelamatkan enam orang yang tersesat di taman nasional.

Dikutip dari Cnet, Selasa (11/12/2012), polisi Victoria menyatakan, para korban yang menggunakan sepeda motor tersebut sebenarnya ingin pergi ke pusat kota. Namun, Apple Maps malah mengantarkan mereka ke sebuah taman nasional yang berjarak sangat jauh dari tempat tujuan.

"Tes yang dilakukan pada sistem peta (Apple Maps) yang dilakukan oleh polisi mengonfirmasikan kalau Mildura (tempat yang akan dituju para korban) berada di tengah Murray Sunset National Park, Australia, kira-kira sekitar 70 km dari lokasi Mildura sebenarnya," kata pihak kepolisian.


Beberapa di antara para korban bahkan dinyatakan dalam status yang membahayakan karena para "korban" tidak menemukan makanan dan minuman selama hampir 24 jam tersesat.

"Polisi sangat khawatir akan masalah ini karena tidak ada persediaan air di sekitar taman nasional dan suhu di tempat tersebut (sangat panas) mencapai 46 derajat celsius, membuat masalah ini sebagai potensi yang bisa membahayakan nyawa seseorang," jelas kepolisian.

"Setiap orang yang bepergian ke Mildura atau lokasi lain yang ada di Victoria sebaiknya bergantung terhadap peta lainnya sampai masalah ini selesai," tutup pihak kepolisian.

Sejak diluncurkan pada September lalu, Apple Maps yang terdapat pada iOS 6 memang terus mendapatkan kritikan. Aplikasi tersebut tidak dapat menunjukkan sebuah lokasi dengan akurat. Oleh karena masalah ini, CEO Apple Tim Cook sampai harus meminta maaf dan menyarankan pengguna iOS 6 untuk sementara beralih ke aplikasi peta lain.

Dengan adanya berita tersesatnya orang di Victoria ini, tampaknya Apple harus bekerja lebih cepat dalam menyempurnakan aplikasi peta miliknya.

Berita-berita terkait seputar Apple Maps dapat diikuti di liputan khusus "Apple Maps Mengecewakan".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau