AS Beri Sanksi kepada Sebuah Kelompok Pemberontak Suriah

Kompas.com - 12/12/2012, 05:19 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com Amerika Serikat, Selasa (11/12), memasukkan Front Al-Nusrah dalam daftar hitam dan mengenakan sanksi-sanksi terhadap para pemimpin mereka. Al-Nusrah merupakan sebuah kelompok pemberontak di Suriah yang punya hubungan dengan Al Qaeda di Irak (AQI).

Dengan menyebut kelompok itu sebagai organisasi teroris asing, Departemen Luar Negeri AS mengatakan kendatipun Front Al Nusrah menyebut dirinya sebagai bagian dari oposisi sah Suriah, "pada kenyataannya itu adalah satu usaha AQI membajak perjuangan rakyat Suriah untuk tujuan-tujuan mereka sendiri."

Kelompok itu mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan sejumlah orang, dan mengatakan mereka berharap akan menggantikan pemerintah empat dasawarsa keluarga Assad dengan sebuah negara Islam yang ketat.

Departemen Keuangan AS sementara itu mengumumkan sejumlah sanksi terhadap para pemimpin Al-Nusrah dan milisi yang mendukung pemerintah Presiden Bashar al-Assad. AS "akan menargetkan milisi-milisi pro-Bashar seperti halnya yang kami lakukan terhadap para teroris yang mengaku sebagai oposisi sah," kata David Cohen, wakil menteri urusan terorisme dan keuangan serta intelijen keuangan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau