Korut Luncurkan Roket, Indonesia Prihatin

Kompas.com - 12/12/2012, 18:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan, Pemerintah Indonesia prihatin atas peluncuran roket jarak jauh oleh Korea Utara pada Rabu (12/12/2012). Peluncuran roket ini dilakukan di tengah-tengah kecaman dari dunia internasional.

Peluncuran ini langsung mendapatkan reaksi keras. Kementerian Luar Negeri Jepang mendaftarkan protes keras mereka terhadap peluncuran roket jarak jauh tersebut ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Korea Selatan, tetangga Korut, juga protes atas peluncuran itu.

Marty mengatakan, Indonesia menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan senantiasa memelihara stabilitas keamanan di Semenanjung Korea.

"Kami berharap semua dapat menahan diri dan tidak memperburuk situasi. Semua pihak agar selalu mengedepankan dialog dan diplomasi agar situasi di Semenanjung Korea dan sekitarnya tetap stabil," kata Marty kepada Kompas.com, Rabu.

Beberapa saat setelah peluncuran, roket balistik Korea Utara itu langsung terdeteksi kapal angkatan laut Korea Selatan yang berpatroli di Laut Kuning. Sejauh ini, belum diperoleh laporan soal kesuksesan peluncuran roket itu. Namun, Pemerintah Jepang mengatakan, roket sudah melalui Pulau Okinawa di wilayah selatan Jepang sekitar 12 menit setelah lepas landas.

"Roket yang disebut Korea Utara sebagai satelit melintasi Okinawa sekitar pukul 10.01 (08.01 WIB). Kami tidak meluncurkan roket pencegat," kata Pemerintah Jepang.

Selain Jepang yang menyiagakan sistem roket pencegat misil, Amerika Serikat juga mengerahkan sejumlah kapal perang dari Armada Pasifik dilengkapi dengan sistem pertahanan roket balistik.

Yonhap menambahkan, tingkat pertama roket balistik Korut itu sudah terpisah sesuai dengan jadwal dan jatuh ke laut di lepas pantai sebelah tenggara Korea Selatan.

Di Seoul, Presiden Lee Myung-Bak langsung menggelar rapat darurat bersama Dewan Keamanan Nasional untuk mendiskusikan implikasi dari peluncuran roket Korea Utara itu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau