TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menilai semua kepala daerah di Indonesia adalah pelayan masyarakat, bukan penguasa suatu daerah atau wilayah.
"Ini pemahaman masyarakat yang harus dibalikan selama ini, gubernur dan wakilnya, bupati, wali kota itu sebagai pelayan rakyat bukan sebagai penguasa. Nah sekarang pemahaman masyarakat kan kepala daerah adalah penguasa, itu bukan, tapi saya kalau terpilih akan jadi pelayan rakyat," terang Deddy Mizwar kepada wartawan usai berkunjung ke Pondok Pesantren Roudothul Huda, Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (12/12/2012) siang.
Deddy Mizwar yang berpasangan dengan calon gubernur petahana Ahmad Heryawan alias Aher pada Pilgub Jabar 2013 itu, mengaku memiliki program yang normatif. Artinya program peningkatan di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan rakyat dan infrastruktur. Namun, jika dirinya bersama Aher sampai terpilih, akan mempertajam semua program yang saat ini berjalan.
"Tentunya akan melanjutkan program yang saat ini dijalankan gubernur sekarang (Aher). Tentunya dengan cakupan yang cukup luas," kata Deddy.
Sebelumnya, Deddy Mizwar menyapa warga Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya pada Rabu pagi. Salah satu aktor senior tersebut mendapatkan sambutan yang antusias dari para pedagang setempat. Deddy pun sempat menampung beberapa aspirasi warga pasar, salah satunya keinginan warga pasar terkait pengelolaan parkir yang ingin dikelola lagi oleh pemerintah, bukan swastanisasi seperti saat ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang